Minggu, 28 Desember 2014

Apakah Gagal Ginjal Kronik?




Gagal ginjal kronik atau penyakit renal tahap akhir (ESRD) merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan ireversibel dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit, menyebabkan uremia (retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah) (Smeltzer, 2002:1448).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSonS-M_SywYVrV1Nml2voK9VuCjfGuMXofYxEqLm_NX3Pjg0WXOGsc0NCXd1hjt3rRwTNIRqlxTQVgXtVNgVwt6xYMQ8SIJ9BLvFGx1XDm_RLruRwS86Sen9-96IsHajCnwembRcV9QXQ/s1600/ginjal.jpg
Gambar 1. Ginjal
 
Pada saat ginjal tidak mampu berfungsi normal untuk mempertahankan volume dan komposisi cairan tubuh dalam keadaan asupan makanan normal, inilah yang disebut dengan gagal ginjal.
Dibawah ini adalah beberapa definisi gagal ginjal kronik menurut para ahli:
  • Gagal ginjal kronik terjadi setelah berbagai macam penyakit yang merusak massa nefron (Chandrasoma, 2006 ;  Price dan Wilson, 2006 ).Gagal ginjal kronik ditandai dengan gejala dan tanda uremia yang berkepanjangan adalah hasil akhir semua penyakit ginjal kronik (Robbins, 2007:572).
  • Gagal ginjal kronik disebabkan oleh hilangnya sejumlah besar nefron fungsional yang progresif dan ireversible (Guyton & Hall, 2007:426). 
  • Gagal ginjal kronis merupakan kegagalan fungsi ginjal (unit nefron) yang berlangsung pelahan-lahan karena penyebab berlangsung lama dan menetap yang mengakibatkan penumpukan sisa metabolik (toksik uremik) sehingga ginjal tidak dapat memenuhi kebutuhan biasa lagi dan menimbulkan gejala sakit (Hudak & Gallo). 
Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa gagal ginjal kronik adalah suatu keadaan hilangnya sejumlah nefron progresif dan ireversible yang menyebabkan terjadinya uremia dan ketidakseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh.
Manusia memiliki sepasang ginjal. Ginjal dilengkapi oleh kapsul fibrosa yang keras untuk melindungi struktur dalamnya yang rapuh. Posisi ginjal kanan sedikit lebih rendah dari posisi ginjal kiri karena ginjal kanan tertekan oleh organ hati. Kedua ginjal terletak di sekitar vertebra T12 hingga L3, sebagian dari bagian atas ginjal terlindungi oleh iga ke sebelas dan dua belas.
Bentuk makroskopis ginjal pada  orang dewasa, bentuknya seperti kacang polong dengan ukuran panjang ginjal adalah sekitar 12 sampai 13 cm (4,7 hingga 5,1 inci), lebarnya 6 cm (2,4 inci), tebalnya 2,5 cm (1 inci), dan beratnya sekitar 125- 150 gram, kira-kira seukuran kepalan tangan.
Masing-masing ginjal manusia terdiri dari kurang lebih satu juta nefron, masing-masing mampu membentuk urine. Ginjal tidak dapat membentuk nefron baru. Oleh karena itu, pada trauma ginjal, penyakit ginjal, atau proses penuaan yang normal akan terjadi penurunan jumlah nefron secara bertahap.

Dibawah ini terdapat gambar tentang anatomi fisiologi ginjal
 

Gambar.2
Anatomi Ginjal


Pada manusia, ginjal merupakan salah satu organ yang memiliki fungsi vital yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan air dalam tubuh. Ginjal melakukan fungsinya yang paling penting ini dengan cara menyaring plasma dan memisahkan zat filtrat dengan kecepatan yang bervariasi, bergantung pada kebutuhan tubuh. Kemudian zat- zat yang dibutuhkan oleh tubuh akan dikembalikan ke dalam darah dan yang tidak dibutuhkan oleh tubuh akan dikeluarka melalui urine.

Selain fungsi yang telah dijelaskan, ginjal juga mempunyai fungsi multiple yang lainnya, diantaranya yaitu mengeksresikan produk sisa metabolik dan bahan kimia asing, pengaturan keseimbangan air dan elektrolit, pengaturan osmolalitas cairan tubuh dan konsentrasi elektrolit, pengaturan tekanan arteri, pengaturan keseimbangan asam-basa, sekresi, metabolisme, dan eksresi hormon serta untuk proses glukoneogenesis.

Proses pembentukan urine juga dilakukan oleh nefron yang merupakan bagian dari ginjal.  Proses pembentukan urine terjadi melalui tiga tahapan yaitu filtrasi di glomerulus, reabsorpsi di tubulus dan eksresi di tubulus.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar